office@sheepindonesia.org

Select your language

Image
Image

Kegiatan Program

YSI Tinjau Renstra 2022–2027 dan Rumuskan Arah Strategis Organisasi untuk Lima Tahun ke Depan

 

 

Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) telah melaksanakan tinjauan Rencana Strategis (Renstra) 2022–2027 dan Penyusunan Renstra 2027–2032. Difasilitasi Andreas Subiyono, kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian organisasi, meninjau relevansi mandat, serta merumuskan arah pengembangan YSI dalam menghadapi perubahan konteks sosial, politik, ekonomi, dan lingkungan.

 

Meninjau Capaian dan Pembelajaran Organisasi

Pada hari pertama, peserta mempresentasikan hasil review kinerja komisi dan biro, termasuk pencapaian indikator, faktor pendukung, serta kendala pelaksanaan program. Diskusi menekankan pentingnya mengukur perubahan yang dihasilkan, bukan hanya jumlah kegiatan atau keluaran, tetapi juga perubahan pada kelompok sasaran dan kontribusi YSI.

Pembahasan turut mencakup efektivitas program kesehatan berbasis komunitas, kemandirian pangan, pengurangan risiko bencana, penguatan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), serta tata kelola, akuntabilitas keuangan, koordinasi, dan pengelolaan pengetahuan.

 

 

Memperbarui Mandat melalui Appreciative Inquiry

Pada hari kedua, peserta meninjau visi, misi, nilai, dan prinsip organisasi menggunakan pendekatan Appreciative Inquiry (AI) dan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results). Pendekatan ini membantu peserta mengenali kekuatan dan peluang, merumuskan aspirasi bersama, serta menentukan hasil yang ingin dicapai.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah terwujudnya masyarakat marginal di Indonesia yang bermartabat dan berdaulat. Masyarakat dipandang perlu memiliki kemampuan menyelesaikan persoalannya dengan sumber daya sendiri, menjadi subjek perubahan, memiliki daya tawar, dan membangun sinergi dengan berbagai aktor.

Peserta juga merefleksikan penerapan nilai kesetaraan, kesederhanaan, inklusivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam program maupun manajemen organisasi.

 

Memperkuat Tata Kelola dan Keberlanjutan

Review mengidentifikasi perlunya meningkatkan pemanfaatan sistem manajemen pengetahuan agar pembelajaran program terdokumentasi dan dapat digunakan oleh seluruh organisasi. Pengelolaan keuangan juga perlu didukung sistem yang konsisten, pembagian peran yang jelas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan persyaratan pendanaan.

Dalam penguatan OMS, peserta menyoroti pentingnya membangun jejaring yang berkelanjutan dan mengembangkan kapasitas sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing organisasi, bukan sekadar berorientasi pada penyelesaian aktivitas proyek.

 

 

 

Merumuskan Isu Strategis dan Arah Lima Tahun ke Depan

Pada hari ketiga, peserta membahas analisis lingkungan internal dan eksternal, isu strategis, serta strategi organisasi. Isu yang mengemuka meliputi keberlanjutan pendanaan, konsistensi tata kelola, pemanfaatan pengetahuan, penguatan jejaring OMS, dan efektivitas pendekatan berbasis komunitas.

Peserta juga menekankan perlunya indikator yang jelas dan terukur untuk menghubungkan keluaran program dengan perubahan pada kelompok sasaran serta kontribusi YSI. Hal ini menjadi dasar untuk menetapkan prioritas yang lebih kontekstual dan berorientasi pada dampak.

Image

Hubungi Kami

fas fa-phone-flip
far fa-envelope
fas fa-location-dot

Location

Yogyakarta 55221, Indonesia