Select your language


Kegiatan Program
Perkuat Administrasi Keuangan, YSI Dampingi OMB Sipaalei Ojuk Kelola Usaha Kepiting
Â
YSI telah melakukan pembelajaran bersama dengan OMB Sipaalei Ojuk di Desa Katurei untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam administrasi keuangan. Pembelajaran tersebut difokuskan pada pencatatan transaksi pembelian dan penjualan kepiting yang menjadi salah satu kegiatan usaha OMB.
Kegiatan tersebut telah diikuti oleh delapan anggota OMB yang terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki. Dalam proses pembelajaran, setiap anggota telah berperan sebagai bendahara dan melakukan pencatatan transaksi berdasarkan kondisi usaha yang dijalankan OMB.
Â
Â
Pembelajaran dimulai dengan pencatatan transaksi pembelian kepiting berdasarkan ukuran, yaitu SK, SB, M, L, hingga XL. Setiap anggota telah mencatat jumlah kepiting, ukuran, harga pembelian, serta total nilai transaksi.
Peserta kemudian telah menjumlahkan seluruh transaksi pembelian dalam satu hari untuk mengetahui total modal yang telah dikeluarkan OMB. Dalam latihan tersebut, total transaksi pembelian mencapai Rp 5,000,000 ( lima juta rupiah) yang terdiri dari berbagai ukuran kepiting ukuran SK, 25 kg ukuran SB, 12 kg, ukuran M, 5 kg ukuran L, 4 kg dan ukuran XL 3 kgÂ
Â
Menghitung Keuntungan Penjualan
Setelah mencatat transaksi pembelian, peserta telah melakukan pencatatan transaksi penjualan. Perhitungan dilakukan dengan membandingkan harga pembelian dan harga penjualan berdasarkan ukuran kepiting.
Dari perhitungan tersebut, anggota OMB telah dapat mengetahui selisih harga atau keuntungan kotor yang diperoleh pada setiap penjualan. Dalam contoh transaksi yang digunakan, keuntungan kotor yang diperoleh mencapai Rp 350,0000 ( tiga ratus lima puluh ribu rupiah)
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan menghitung biaya operasional yang dikeluarkan dalam kegiatan usaha. Biaya tersebut meliputi biaya penyusutan, transportasi dan konsumsi
Setelah seluruh biaya operasional dikurangi dari keuntungan kotor, anggota OMB dapat mengetahui keuntungan bersih yang diperoleh pada setiap penjualan. Berdasarkan contoh transaksi tersebut, keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp 140,000Â
Â
Meningkatkan Kemampuan Anggota OMB
Dari delapan anggota yang mengikuti pembelajaran, sebanyak enam orang telah memahami materi dan mampu melakukan pencatatan serta perhitungan transaksi. Sementara itu, dua anggota lainnya masih mengalami kesulitan karena keterbatasan kemampuan membaca dan menulis.
Untuk membantu kedua anggota tersebut, proses pembelajaran telah dilakukan melalui mempraktekkan secara langsung menggunakan alat tulis dengan pendampingan dari staf lapangan sudarsono saogo.Â
Pembelajaran tersebut telah menunjukkan bahwa kemampuan administrasi keuangan anggota OMB dapat diperkuat melalui praktik langsung menggunakan transaksi usaha yang mereka jalankan sehari-hari.
Â
Mendorong Pencatatan Keuangan yang Rutin
Setelah kegiatan pembelajaran, OMB Sipaalei Ojuk diharapkan dapat menerapkan pencatatan transaksi secara rutin dalam kegiatan jual-beli kepiting. Pencatatan tersebut akan digunakan untuk mengetahui jumlah modal yang dikeluarkan, jumlah modal yang diterima dan keuntunganÂ
Rencana tindak lanjut yang telah disepakati meliputi nota pembelian dan nota penjualan yang akan dilakukan pada bulan oktober 2026 dan seterusnyaÂ
Melalui pembelajaran tersebut, YSI telah mendukung OMB Sipaalei Ojuk dalam memperkuat kemampuan administrasi keuangan berbasis praktik. Kemampuan mencatat transaksi, menghitung biaya, serta mengetahui keuntungan bersih telah menjadi bagian penting dalam membantu OMB mengelola dan mengembangkan kegiatan usahanya.
EN 