Select your language


Kegiatan Program
Webinar "Masa Depan OMS di Tengah Perubahan Politik dan Geopolitik Global" Mendorong Organisasi Masyarakat Sipil Menjadi Lebih Adaptif

Laporan of State Civil Society Report tahun 2026 menyebutkan bahwa Ekosistem Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) saat ini diperhadapkan dengan kekuasaan yang semakin tidak akuntabel (unaccountable power). Hal ini juga diperparah dengan kebijakan di tingkat pemerintah yang semakin populis, yang juga disertai dengan operasi informasi yang menyerang legitimasi OMS serta situasi geopolitik dan geoekonomi global yang mempengaruhi ekosistem kerja dari OMS.
Oleh karena itu, pada tanggal 25 Mei 2026 telah dilakukan Webinar bertema : Masa depan OMS di tengah Perubahan Politik dan Geopolitik Global. Webinar ini mengundang Prof Amalinda Savirani (Guru Besar FISIPOL UGM) dan Anick HT (Direktur Konsil LSM Indonesia).
Prof Amalinda mengemukakan tentang menguatnya pemimpin populis-nasional di berbagai negara dan diikuti dengan adanya tren realokasi pendanaan. Namun disisi lain, kapasitas organisasi masyarakat sipil masih memiliki tantangan, khususnya pada aspek manajemen organisasi dan keberlanjutan serta kapasitas fundraising dan mobilisasi sumber daya yang lemah. Hal ini perlu mendorong OMS untuk mengimajinasikan sumber pendanaan lain seperti mobilisasi dana publik maupun membangun usaha sosial dalam hal ini salah satunya koperasi yang dapat dipergunakan tidak hanya sebagai alat ekonomi (profit-making) namun juga alat pengorganisasian warga (civic-making).
Di sisi lain Anick HT menambahkan bahwa OMS di Indonesia saat ini juga menghadapi delegitimasi yang semakin meningkat dengan menguatnya labelling “antek asing” maupun anti-negara maupun anti-pembangunan yang akhirnya membuat citra OMS memburuk. Selain itu, dari aspek pendanaan, filantropi domestik masih belum kuat yang ditandai dengan masih minimnya filantropi lokal, crowdfunding, dan social enterprises yang dikelola oleh OMS. Menghadapi situasi demikian, OMS perlu bergerak dari reactive organization menjadi adaptive organization yang agile, komunikatif dan berjejaring lintas sektor.
Melalui webinar ini, YSI memberi ruang bagi peserta Program Beasiswa Leadership for Change dan pemimpin OMS dapat memperluas perspektif mengenai tantangan global yang memengaruhi kerja-kerja masyarakat sipil. Diskusi ini juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun kolaborasi, dan mengembangkan strategi keberlanjutan organisasi di tengah perubahan yang semakin kompleks.
EN 