office@sheepindonesia.org

Select your language

Image
Image

Kegiatan Program

Semakin Perkuat Akses Pasar dan Nilai Jual Rumput Laut Jiwuwu

SABU RAIJUA — Akses pasar bagi para petani rumput laut di Desa Jiwuwu, Kabupaten Sabu Raijua, kini kian kokoh. Melalui Rumah Produksi Rumput Laut Jiwuwu, kelompok Organisasi Masyarakat Basis (OMB) Jiwuwu sukses merealisasikan pengiriman rumput laut kering tahap ketiga kepada PT Sea Aditia Jaya. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mendongkrak nilai ekonomi hasil produksi masyarakat lokal.

 

Dalam pengiriman kali ini, sebanyak 2.262 kilogram rumput laut kering jenis Kappaphycus alvarezii (Cottonii) berhasil diberangkatkan. Pengiriman dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi dan mengantongi rekomendasi resmi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua.

 

Secara akumulatif hingga tahap ketiga, total rumput laut yang berhasil dipasarkan melalui rumah produksi ini telah menyentuh angka 3.778 kilogram. Menariknya, performa ini mencatatkan lonjakan nilai jual yang sangat signifikan, yakni meningkat sebesar 236 persen dibandingkan dengan pengiriman pada tahap pertama. Tidak hanya berdampak pada sirkulasi ekonomi warga, aktivitas perdagangan lintas pulau ini juga menyumbang Rp1.924.000 bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sabu Raijua melalui mekanisme sumbangan pihak ketiga.

 

 

Pascapanen dan Solusi Petani Skala Kecil

Melesatnya pencapaian ini tidak lepas dari pembenahan manajemen pascapanen di tingkat akar rumput. Dengan pendampingan dari Yayasan SHEEP Indonesia, anggota kelompok kini menerapkan proses pengumpulan, seleksi, pengeringan, hingga pengemasan yang jauh lebih terstandar. Hasilnya, kualitas produk meningkat tajam hingga mampu melampaui standardisasi yang diminta oleh pasar.

 

Lebih dari sekadar pusat pengolahan, Rumah Produksi Rumput Laut Jiwuwu hadir sebagai jawaban atas kegelisahan yang selama ini dihadapi oleh para petani skala kecil. Berbeda dengan pengepul besar yang biasanya menerapkan batas minimum tonase yang ketat, rumah produksi ini dengan tangan terbuka mengakomodasi pembelian hasil panen dalam skala mikro, mulai dari 2 hingga 5 kilogram.

 

Dengan patokan harga beli yang adil sebesar Rp17.000 per kilogram, para petani kini memiliki kepastian pasar serta memperoleh pendapatan tambahan langsung untuk menopang kebutuhan rumah tangga mereka sehari-hari.

 

"Dari proses produksi hingga pengiriman tahap ketiga, kami melihat rumah produksi mampu menjawab kebutuhan petani kecil karena dapat membeli hasil panen dalam jumlah sedikit yang tidak dapat dilakukan pengepul besar. Dengan harga Rp17.000 per kilogram, petani sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap Oktavina Mone, Direktur Rumah Produksi Rumput Laut Jiwuwu.

 

Fondasi Bisnis Berkelanjutan di Sabu Raijua

Keberhasilan pengiriman tahap ketiga ini membuktikan bahwa Rumah Produksi Rumput Laut Jiwuwu telah menjalankan fungsinya secara optimal sebagai pusat pemasaran dan pengelolaan hasil bumi masyarakat.

 

Capaian strategis ini tidak hanya memperkuat posisi tawar para petani tradisional di hadapan pasar modern dan memperluas jaringan distribusi mereka, tetapi juga meletakkan fondasi yang kokoh bagi pengembangan ekosistem usaha rumput laut yang jauh lebih sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Sabu Raijua.

Image

Hubungi Kami

fas fa-phone-flip
far fa-envelope
fas fa-location-dot

Location

Yogyakarta 55221, Indonesia