office@sheepindonesia.org

Select your language

Image
Image

Lokakarya GWS Aceh Perkuat Kesiapan Tim untuk Pemulihan Pascabencana

 

Yayasan SHEEP Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Persiapan Proyek Gender-sensitive WASH and Shelter Assistance for Vulnerable Communities in Aceh (GWS Aceh) pada 9–10 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta yang terdiri dari Pengurus, Koordinator, staf komisi dan biro, serta Tim Manajemen Proyek.

 

Lokakarya dilaksanakan untuk membangun pemahaman bersama mengenai tujuan, pendekatan, target, dan mekanisme pelaksanaan proyek. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kapasitas tim agar mampu mengelola program secara efektif, akuntabel, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

 

Program GWS Aceh dirancang sebagai respons terhadap dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025. Hasil asesmen menunjukkan bahwa banjir menyebabkan kerusakan rumah, sarana air bersih dan sanitasi, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur umum lainnya. Pada masa transisi menuju pemulihan, masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi yang layak, dan hunian yang aman.

 

 

Melalui lokakarya ini, peserta mempelajari kerangka program yang akan dilaksanakan di Desa Balingkarang, Pematang Durian, Juar, dan Sulum, Kecamatan Sekerak. Intervensi sektor WASH difokuskan pada pemulihan akses air bersih, peningkatan sanitasi yang sehat dan inklusif, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Pada sektor shelter, program memberikan dukungan material untuk meningkatkan keamanan dan privasi hunian sementara bagi perempuan dan kelompok rentan lainnya.

 

Peserta juga mendalami hasil asesmen, kondisi sosial masyarakat, kerentanan kelompok terdampak, serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi pelaksanaan program. Pembahasan ini membantu tim menyusun strategi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan.

 

 

Selain penguatan kapasitas teknis, lokakarya membahas prinsip-prinsip kemanusiaan, Core Humanitarian Standard (CHS), safeguarding, Protection from Sexual Exploitation and Abuse (PSEA), serta mekanisme umpan balik dan pengaduan masyarakat. Materi tersebut memperkuat komitmen tim untuk melaksanakan program secara aman, inklusif, dan akuntabel.

 

Lokakarya menghasilkan pemahaman bersama mengenai tujuan dan strategi program, pembagian peran yang lebih jelas antarunit, serta rencana aksi implementasi yang akan menjadi acuan pelaksanaan proyek. Hasil ini menjadi dasar bagi tim untuk menjalankan Program GWS Aceh secara terkoordinasi dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Image

Hubungi Kami

fas fa-phone-flip
far fa-envelope
fas fa-location-dot

Location

Yogyakarta 55221, Indonesia