Oleh karena

Oleh karena "hati" Nursiyah bangkit kembali.

"Long Jeub Ubat TB Ken Karena Long Sayang Kedro Long Tapi Long Sayang Ke Riza Karena Jih Tiep-Tiep Urou Ijak Bak Long"

Ungkapan tersebut muncul dari Nursiyah, warga Teupin Pukat kepada Rizayana (RKD) ketika memutuskan untuk menerima dorongan dari RKD untuk melakukan pengobatan TB. Nursiyah, adalah seorang perempuan yang lahir 32 tahun lalu. Saat ini dia telah dikaruniai 2 orang anak perempuan & laki-laki yang telah berusia 8 tahun dan 4 tahun. Sejak umur 4 tahun Nursiyah telah merasakan batuk-batuk dan rasa nyeri di dada ketika batuk. Saat itu Nursiyah sering tinggal bersama nenek karena Neneknya sangat menyayangi Nursiyah. Saat tinggal bersama tersebut kedekatan Nursiah dan Neneknya terlihat, bahkan sampai makanpun nenek selalu berbagi dengan Nursiah, apa yang dimakan nenek juga disuapinya ke Nursiyah.

Pelatihan Menulis untuk Staf dan Relawan

Pelatihan Menulis untuk Staf dan Relawan

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah (Rumah Kaca, h. 352)" -Pramoedya Ananta Toer-

Salah satu masalah yang dihadapi banyak orang adalah soal kemampuan menceritakan pengalaman, pekerjaan dan berbagai hal penting yang dialami dalam bentuk tulisan. Banyak orang bisa menceritakan apa yang dialami dan dilakukan hanya dengan kata-kata lisan, tapi tidak semua dapat mengungkapkan dengan tulisan. Bagi kebanyak orang, menulis membutuhkan energi ekstra untuk menuangkan, menata bahasa, merangkai setiap ide dan gambaran dalam benak sehingga mengapa bayangan proses tersebut menjadi sulit dilakukan jika tidak karena minat, kebiasaan dan tujuan tertentu yang kuat.

Banjir juga Menggenangi Wilayah Aceh Timur dan Tamiang

Banjir juga Menggenangi Wilayah Aceh Timur dan Tamiang

Hujan deras beberapa hari telah membuat 13 desa di Aceh Tamiang, terendam banjir. Pada lokasi titik terdalam air hingga mencapai ketinggian 1,5 meter. Air juga merendam ratusan hektar areal persawahan warga setempat . Sementara sebagian warga sudah mengungsi di tiga titik pengungsian yaitu di Kecamatan Karang Baru, Kecamatan Rato dan Kecamatan Tenggulun. Sedangkan sebagian warga lain masih bertahan di rumah masing-masing.

Menurut data yang disebarkan desa yang terendam banjir adalah Desa Suka Jadi dan Desa Terban Kecamatan Karang Baru, Desa Kampung Durian dan Desa Alur Manis Kecamatan Ranto, Desa Kampung Kota dan Desa Kota Lintang Bawah Kecamatan Kota Kuala Simpang, Desa Meneng Gini Kecamatan Sekrak, Desa Pulo Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, Desa Sungai Iyu Kecamatan Bendahara, Desa Seruwai dan Desa Tanah Merah Kecamatan Seruwai dan Desa Tenggulun Kecamatan Tenggulun.Dua desa yaitu Desa Kota Lintang Bawah dan Desa Alur Manis memang merupakan titik lokasi banjir setiap tahun. Desa tersebut berada di sepanjang bantaran sungai Tamiang. Namun saat ini banjir meluas hingga ke sejumlah desa lainnya.

Pertemuan Tahunan Organisasi Masyarakat Basis (OMB) Wilayah Aceh Timur dan Aceh Tamiang

Pertemuan Tahunan Organisasi Masyarakat Basis (OMB) Wilayah Aceh Timur dan Aceh Tamiang

"Memperkuat Relasi, Membagi Perubahan dan Pembelajaran" (2)

Pertemuan tahunan di desa Tampur Paloh dilanjutkan dengan sesi input dan apresiasi dinas kesehatan Aceh Timur terhadap peran serta masyarakat dalam program kesehatan, bapak Abdullah mewakili instansi dinas kesehatan memberikan apresiasi yang tinggi terbentuknya Kelompok Peduli TB (KPT), Forum Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang telah mendukung berbagai program kesehatan di desa-desa. Selain itu, sangat membantu mendeteksi berbagai kasus penyakit di desa. Seperti pada pada tahun 2011 banyak ditemukan kasus chikungunya. Baginya, Para RKD juga telah memotivasi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam program kesehatan. Seperti diketahui bahwa di Kabupaten Aceh Timur, cakupan imunisasi masih rendah. Masih banyak ibu dan anak yang saat lahir meninggal atau anak balita meninggal. Ini merupakan tolak ukur yang buruk dibidang kesehatan. Padahal “Pemerintah sudah banyak mensubsidi untuk program-program kesehatan di masyarakat” ucap bapak Abdullah.

Artikel Terkini