REFLEKSI

Pendidikan 29 Juni 2018 Yayasan SHEEP Indonesia

Pemaparan Inovasi, Kreatifitas dan Pengembangan

Rate this item
(0 votes)

Pada 22 Januari 2018, Dewan Pengurus mensosialisasikan tentang kebijakan bahwa masing-masing staf diharapkan membuat suatu inovasi dan kreatifitas; baik dalam konteks program, konsep, alat kerja, strategi dan lainnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari mendukung budaya kerja YSI untuk membangun dan mengembangkan investasi human capital untuk keberlanjutan.

YSI tidak ingin ada pada posisi ‘nyaman atau stagnan’ yang membuat staf tidak memiliki ide baru atau yang dikembangkan dan cukup puas dengan apa yang telah dicapai. Untuk itu, pada Jumat, 29 Juni 2018; untuk memberi media dan menindaklanjuti kebijakan inovasi dan kreatifitas tersebut, dibuat media diskusi dan pemaparan perkembangan inovasi atau kreatifitas yang telah dibuat masing-masing staf.

Media ini melibatkan 23 staf yang hadir, baik Staf tetap, kontrak lembaga dan proyek untuk mendiskusikan dan mendiskusikan apa yang dipaparkan. Beberapa pemaparan telah cukup membuat staf berani mempresentasikan apa yang telah dilakukan dan konsep kedepan yang diharapkan. Walaupun proses ini belum menentukan apakah ini inovasi, kreatifitas atau pengembangan, namun ini menjadi awal yang baik bagi semua staf mengetahui capaian, ide menarik, dan pembelajaran kemudian disharekan kepada staf lain. Dalam media pemaparan ini, staf melihat bahwa apa yang dikerjakan bisa menimbulkan ide segar dan analisa yang kritis, tidak hanya sekedar mengerjakan kegiatan yang telah direncanakan.

Ada satu pemaparan yang menarik dari salah satu staf Heri Widodo (Koordinator lapangan Mentawai), yang memaparkan tentang pengalaman yang sebelumnya tidak mengenal pengelolaan keuangan standar di YSI kemudian mulai menemukan ide-ide baru saat praktek dilakukan kontinyu dan tidak mengenal kata ’menyerah’. Banyak metode-metode kecil yang ditemukan yang akhirnya membuat pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan dapat diselesaikan lebih cepat. Dari sisi pribadi staf yang memaparkan, maka ini dapat menjadi inovasi pribadi dengan cara kerja yang lebih cepat; namun dari sistem keuangan ini masuk dalam pengembangan. Dalam arti, di sisi pengelolaan keuanganyan, mekanisme pengelolaan keuangan lapangan telah dipahami oleh staf dengan praktek menjalankan input dan tugas di bidang keuangan yang dilakukan.

Selain itu ada staf lain yang memaparkan tentang irigasi tetes dalam kondisi wilayah yang sulit air untuk memperkenalkankan tentang bagaimana penggunaan air secara efisien. Dalam replikasi dan pengembangan ini menggunakan botol bekas sehingga memunculkan beberapa nilai lebih yang mampu diterapkan oleh masyarakat di wilayah Sabu.

Saat melakukan pekerjaan, banyak ditemukan dan baru diketahui bahwa dalam perjalanan ada alat yang belum tersedia. Kita harus mampu mengidentifikasi apa yang kemudian kita butuhkan sehingga kita dapat menemukan metode atau cara untuk dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Dalam hal ini, kita kemudian dapat mengembangkan dan mereplikasi apa yang telah tersedia sehingga menjadi replikasi formula yang berkembang. Semua yang dipaparkan menjadi awal bagi YSI agar staf selalu berkembang dengan ide, cara dan konsep untuk mendukung tugas dan fungsinya. Semua ide dan gagasan dari internal staf menjadi investasi besar bagi organisasi yang dinamis dan menaggapi tantangan serta menangkap peluang yang ada. (Wuri)

Perubahan di Masyarakat dan Organisasi, dimulai dari Kesadaran dan Pemahaman pada Perubahan Diri kita sendiri.......

Read 669 times
Last modified on 04 Juli 2018