
Mutu dan keamanan pangan merupakan dua syarat utama untuk memasarkan produk pangan lokal; maka dari itu Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) bersama Center for Disaster Risk Management and Community Development Studies (CDRM-CDS) Mentawai menjalin kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perindagkop, dan Dinas Perizinan Mentawai. Kolaborasi menhasilkan rangkaian pelatihan keamanan pangan bagi masyarakat mitra dampingan di wilayah Siberut dan Sikakap, khususnya OMB mitra YSI sebagai pelaku usaha olahan pangan lokal.

Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting dalam keamanan pangan, seperti higienitas, pengolahan makanan yang aman, pengendalian bahaya, serta pemahaman terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku untuk berbagai produk olahan lokal seperti keripik pisang, keripik keladi, kue kering pisang dan keladi, bolu pisang, bolu keladi, hingga olahan kepiting sehingga nantinya tidak hanya dihasilkan produk yang memenuhi permintaaan pasar secara kuantitas tetapi juga baik secara kualitas sehingga siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam koordinasi yang dilakukan, ketiga dinas menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan pelatihan ini. Dinas Kesehatan bahkan menyatakan kesiapannya dalam memfasilitasi proses penerbitan sertifikat keamanan pangan bagi para pelaku usaha, Disperindagkop turut ambil peran dengan memberikan pendampingan dalam pengembangan dan pemasaran produk, sementara Dinas Perizinan siap memfasilitasi proses perizinan usaha bagi para mitra dampingan YSI dan CDRM-CDS. Dari sisi masyarakat sipil, YSI dan CDRM-CDS berperan aktif mengawal proses ini agar mendorong terbentuknya sistem produksi, konsumsi, dan perdagangan pangan lokal yang berkelanjutan di Mentawai

