
Gempa berkekuatan 7,6 SR terjadi di Sumatera Barat pada tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 WIB. Gempa yang berpusat di 57 km arah barat daya Pariaman pada kedalaman 71 Km menimbulkan kerusakan dan korban jiwa serta luka. Informasi terakhir juga terjadi gempa di Jambi dan Bengkulu dengan kekuatan 6,8 SR di kedalaman 36 km pada tanggal 1 Oktober 2009 pukul 8.39 WIB. Sampai saat ini belum ada data pasti tentang korban dan kerusakan yang muncul akibat gempa di Jambi.
SaKorlak Propinsi Sumatra Barat sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009, mencatat jumlah korban meninggal berjumlah 390 orang yang tersebar di wilayah berikut: Padang [197 orang], Pariaman [21 orang], Daerah Pesisir Selatan [7 orang], Bukit Tinggi [7 orang], Padang Pariaman [154 orang] dan Solok [4 orang].
Sementara data korban luka-luka adalah sebagai berikut:

Berikut adalah data kerusakan rumah dan gedung-degung fasilitas umum:

Sumber: Pusat Data dan Operasional BNPB
Respon Tanggap Darurat Yayasan SHEEP Indonesia
Yayasan SHEEP Indonesia yang masih menjalankan program Pemberdayaan Kesehatan dan Pembangunan Perdamaian di Aceh Timur memiliki akses untuk melakukan koordinasi dengan jaringan lokal di Sumatra Utara maupun Sumatra Barat, dimana hasil koordinasi tersebut akan menjadi dasar kebijakan respon.
Setelah beberapa kali koordinasi dan mengolah data dari lapangan, Yayasan SHEEP Indonesia akan mengirimkan Tim Kesehatannya pada tanggal 5 Oktober 2009 yang terdiri atas: 1 Dokter, 3 Perawat, 1 Apoteker, 1 orang bertanggung jawab terhadap proses asesmen dan komunikasi, serta 1 orang bagian dokumentasi dan logistik. Tim Kesehatan SHEEP akan bergabung dengan Posko Nasional Penanggulangan Bencana Masyarakat Sipil, dibawah koordinasi WALHI yang beralamatkan di Beringin III, No. 9, Padang, Sumatra Barat.
Tim Pertama SHEEP akan melakukan pelayanan kesehatan selama 2 (dua) minggu dengan membawa peralatan kesehatan serta obat untuk melayani kurang lebih 1.400 pasien melalui pos kesehatan dan pelayanan kesehatan keliling untuk menjangkau para korban yang masih terisolasi di beberapa area. Setelah dua minggu bertugas, Tim pertama akan digantikan oleh tim yang kedua.


Emergency Response Post Earthquake and Tsunami in West Java...
putar
"Togetherness & hard Work Define Our Future" , People to people exchange Towards Peace building...
putar
Community Based Rehabilitation on Health and People's Economic after Tsunami and Civil Conflict in East Aceh...
putar
Water Filter...
putar