Penanggulangan Bencana > Program

Manajemen Resiko Bencana Berbasis Masyarakat Di Kabupaten Pati

Video  |  Gambar

Banjir di Kabupaten Pati merupakan siklus alam, karena memiliki siklus 8-10 tahunan. Banjir diawal tahun 2006 memiliki kekuatan yang sama dengan tahun 2002, tetapi luasan sebaran ada perbedaan signifikan. Jika tahun 2002 banjir yang terjadi melanda di 6 kecamatan dan 21 desa, banjir tahun 2006 melanda di 7 kecamatan dan 36 desa. Banjir tahun 2006 juga menepis keyakinan tentang siklus 10 tahunan dan 8 tahunan yang selama ini sudah diyakini masyarakat. Pada musim kemarau panjang wilayah Pati akan mengalami kekeringan yang diakibatkan tidak bekerjanya pengelolaan DAS dalam memenuhi kebutuhan air terutama untuk pertanian sebagai sumber penghidupan masyarakat. Kondisi ini terjadi hampir disemua wilayah areal pertanian yang merupakan layanan dari DAS Jratunseluna khususnya JU I dan II yang meliputi 4 kecamatan yaitu Kecamatan Sukolilo, Kecamatan Kayen, Kecamatan Jakenan dan Kecamatan Juwana. Pertanian pada musim ini bergantung dengan pompa air untuk memenuhi kebutuhan air yang berakibat naiknya biaya produksi yang membebani masyarakat/petani.


kembali ke atas

Copyright © 2009 Yayasan SHEEP Indonesia. All rights reserved.  
Address: Jl. Bimokurdo 11, Sapen, Yogyakarta 55221
Phone/Fax: +62 (0) 274 542030
Email: office@sheepindonesia.org