Sejak tanggal 27 Desember 2004, tepatnya satu hari setelah bencana Tsunami menimpa Aceh, SHEEP telah aktif melakukan komunikasi dengan berbagai NGO nasional terutama WALHI dan Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JK-LPK) yang memiliki basis masyarakat di Aceh dan Nias. Komunikasi yang dijalin bersama tersebut bertujuan mengkonsolidasikan aksi-aksi yang mungkin dilakukan secara bersama-sama untuk merespon bencana Tsunami yang menelan banyak korban jiwa. Assesment awalpun telah dilakukan baik oleh JK-LPK regional Sumatra dan WALHI Aceh pada tanggal 28 Desember 2004. Hasil assessment tersebut selanjutnya dijadikan rujukan banyak NGO yang melakukan respon tanggap darurat.